She
Cliques
Archives
Previously
Taggie
Credits
Stats |
Dienstag, März 29, 2005
hoaaaahhmm. enak sekali tidur panjangnya. cuti sepulu hari di rumah tak berbuat apa apa. makan. tidur. nongton dvd. baca buku. hang out. clubbing. mancing. ceting. life was good. life was really good. kecuali sakit flu dan batuk seperti leher mau putus. kamu sih dah tau sakit tapi merokok terus.
hari ini bangun pagi. ah rasanya malas sekali. tapi harus bekerja lagi. sambutan yang sangat tidak menyenangkan. laporan keuangan bertebaran di mana mana. ketemu klien di lobby, tanya seminar kantor saya di mana. heh, seminar apa? gempa lagi di nias 8 richter, air pasang tak keruan di banyuwangi. dear God, plis de : COULD YOU GIVE US A BREAK??! *sigh* *frustrasi* lantas t-bonds yang entah jadi entah gagal. dan tentu saja : telpon traders kesayangan, update harian terencana dan ratusan imel yang belum sempat saya buka. hei, ini belum semuanya. neraka sesungguhnya akan datang pada saya dalam 2 hari di muka. doakan saya ya! ah, jadi pengen tidur lagi. Sonntag, März 27, 2005
tough, you think you've got the stuff
you're telling me and anyone you're hard enough you don't have to put up a fight you don't have to always be right ket me take some of the punches for you tonight listen to me now i need to let you know you don't have to go it alone and it's you when i look in the mirror and it's you when i don't pick up the phone sometimes you can't make it on your own we fight all the time you and i that's alright we're the same soul i don't need i don't need to hear you say that if we weren't so alike you'd like me a whole lot more i know that we don't talk i'm sick of it all can - you - hear - me - when - i - sing you're the reason i sing you're the reason why the opera is in me where are we now? i've got to let you know a house still doesn't make a home don't leave me here alone and it's you when i look in the mirror and it's you that makes it hard to let go sometimes you can't make it on your own sometimes you can't make it the best you can do is to fake it sometimes you can't make it on your own Sometimes You Can't Make It On Your Own - U2 kenapa sih semua masalah harus diselesein dan nggak selese aja dengan sendirinya? capek tauk! menyebalkan... Dienstag, März 22, 2005
kalau di suruh milih :
1. ngerjain sesuatu yang itu itu juga selama 4 tahun. bayaran yang cukup memadai. masa depan relatif jelas. duduk di belakang meja. besar tendensi untuk jadi bosan. 2. ngerjain sesuatu yang disuka tapi belum punya pengalaman sama sekali. ngikutin insting semata. bayaran lebih kecil. harus banting tulang dan belajar dari awal. yang mana yang elu pilih? gue pusing. bingung. ragu. deg degan. hmmmmm.... Mittwoch, März 16, 2005
...Бесконечный бег...
Пока жива я могу стараться на лету не упасть Не разучиться мечтать...любить... ...Бесконечный бег... Inner Universe - Origa rajinlah lari pagi karena baik bagi kesehatan. jiwa boleh sakit, tapi badan harus tetap sehat. jika tidak bisa dimarahi klien karena kiriman kargo yang tertunda. hmmm tentu tidak baik ya tidak baik. lari sore di senayan juga sama baiknya. tapi tak terlalu bagus bagi pendengaran. 'hei mau susu kedelai tidak?'. 'ah tidak saya sudah capai mau istirahat dulu'. ya kira kira begitu. ada yang mau plum wine di sini? ah saya capek lari lari. setiap menit, setiap detik. bikin dada sesak. saya kehabisan napas. ingin tidur panjang. jangan dibangunkan ya. tatah. ...would you please let me slide a few words under your door the first three say 'i love you' the last five 'but i can't no more' well it hurts like hell, dear... Montag, März 14, 2005
huh. katanya mau hepi hepi istirahat. eh, akhirnya kerja rodi bikin clip bokep ala Vivid. huh. bikin klip kok bertiga : sutradara, model dan kru (yang tak lain dan tak bukan tebak siapa). ngocok aeh bak buat bikin busa sambil megang lampu dan guiding lirik dengan taruhan nyawa hampir mampus rawan kesetrum. huh. dibayar pake poto tolol pelipur lara pemicu gila. huh. demi inang lah inang.
huh. katanya mau ketemu divemaster ganteng. eh, akhirnya bantuin jaga stand wedding card temen di JCC. huh. macam trauma pasca JavaJazz udah abis aja. bagi bagi brosur 2 hari berturut turut, 3 jam sama 7 jam. huh. dibayar sama pre-wedding poto ala lesbi dan rokok setenga bungkus. huh. demi inang lah inang*. wiken yang sebenernya melelahkan tapi menyenangkan. sayangnya ada kebimbangan kebimbangan mengenai masa depan. sebenernya dunia saya jadi runtuh apa nggak ya? moga moga sih enggak, tapi tetepnya ya bingung. kenapa hidup jadi terombang ambing naik turun tak keruan macam teh celup ya? ini baru namanya minta ragu terakhir, secara harfiah. hei hei kasih pertanda dong baiknya bijimana. bisa gila saya. this feeling's good this feeling is so nice when i let you inside *baca= inangnya beda sama yang pertama Mittwoch, März 09, 2005
what did i put myself into? *sigh* i threw myself to volunteer without being paid for no specific reason. uh makanya namanya volunteer, goblok! yayaya, gue memang mau nonton gratis. cuma gue nggak sangka bakal ditaro di depan menghalau kerumunan wartawan bodrex keras kepala tanpa ID. man, they made me tukang pukul aka preman for 3 fuckin' day! how cheap could i be? yeah well, as cheap as that. padahal awalnya udah seneng mau ditaro di media interview, urus jadwal wawancara artis. bisa minta tanda tangan, bisa colongan nonton. ternyata. bah.truth is my so-called job desk sucks. gak enak dan capek. dan anak buah gue adalah kumpulan moron -kecuali 2 orang yang sangat bantu gue- bermuka agak sangar. biasalah, tipikal anak kuliahan yang maunya hepi hepi males kerja colongan kaburan. masih pake setelan ngurus acara kampus. tapi mereka sedianya cukup manis dan masih bisa diatur. bordex yang nyebelin juga banyak, tapi masih terhandle dengan baik, maupun kasar -konsekwensi dari naro gue in-charge, i could be VERY mean!-. repot emang ngadepin wartawan yang naturenya kagak sabar. and i almost lost it, i guess ekses dari kurang tidur kurang makan kurang istirahat. iyalah, gue harus mengakui gue udah tua. udah nggak sanggup secara fisik lari lari macam dulu jadi panitia OPT. banyak wartawan marah nggak bisa masuk karena problem ID dan admin, hal yang bukan urusan gue tapi gue orang pertama yang kena flame. damn. panitianya sendiri juga kacrut. event segede gini tapi ngaturnya sumpah berantakan. volunteers yang ada nggak dimanage dan dihargai dengan baik. kaos panitia baru dikasih hari kedua, itupun setelah gue minta. logistik macam makan dan minum juga ngga diatur dengan baik. let alone hal gede macam ID, skedul, etc. ini kerja rodi tidak karuan. kampret. kalo ada satu hal yang menjustifikasi gue untuk mau bersusah susah tak juntrung arah, mungkin cuma passion gue terhadap musik (jazz). cuti 2 hari untuk event ini, hanya untuk lari dari dunia korporat dan membenamkan diri dalam suatu yang gue sukai. pergi dari satu kepenatan ke kepenatan lain harusnya punya alasan yang valid -ya iyya lah, kalo kagak mending istirahat!-. jadi karena apa, det? karena cinta. aja? idih, kayak Joy Tobing dong! malesnya.lagian kapan lagi deket deket sama artis? tanya langsung ke Marcell yang mau rilis album drum kenceng ala Puppen lagi taun ini -hei ganteng kali Batak Ambon ini-. terhibur cek sound Glenn dan Padi -yang sangat nggak jazz gitu loh- biar cuma 5 menit. nangkringin wawancaranya Jeff Lorber di TV booth biar cuma sekilas. dipeluk Eric Benet, si ganteng bekasnya Halle Berry. jadi stalkernya Tetsuo Sakurai selama 2 hari -ihiy, ureshiiiii!! ^___^;v-. nonton -biarpun nggak full karena sudah dongo keburu loyo- Incognito, EWAF, Angie Stone sama James Brown di media pit, semeter dari bibir panggung. sayang hasil fotonya banyak yang goyang. bisa dibenerin pake potosop gak sih? menyebalkan. gue emang perempuan plin plan murahan, nggak ada obatnya. tapi sudah janjian sama IKK (Inang dan Kawan Kawan) untuk istirahat bareng Jum'at ini. oya, sedikit hasil poto poto kemaren akan segera menyusul. kalo gue udah tau cara pake potosop. Dienstag, März 08, 2005
i'm in love with a manand his six-string bass and his fast-fusion slap and his witty-smart charm still in love with a man saw him 10 years ago playing in duo everything remain unchanged i'm in love with a man all over again -Jakarta, March 2005 laki laki ini tidak muda lagi, tapi permainannya masih menawan hati saya. pertama kali mengenalnya di JakJazz '95 dalam performa tandem Jimsaku, sempalan Casiopea si legenda fusion jazz tahun '80an yang saya kenal ketika duduk di bangku SD. saya jatuh cinta pada 'Alisha' dalam pelukan seorang pria dan temaram bulan purnama, saat dia memainkannya kembali di JakJazz '97. ternyata dia sensitif tapi menyenangkan. patah patah menanyakan audiensnya 'apa kabar?' dan 'kamu senang?' di sela pertunjukannya. tidak pelit membagi ilmu dalam klinik musik dengan keterbatasan bahasa inggrisnya. when i play, i play what i feel. what i feel, i give in my bass. that's my music. there are so much in this world that i want to do, that i want to help. but i can not help, i have no power. i can only play music, so i tell my feelings from my music. gitu deh curhatnya. habis itu bassnya dikocok kocok seperti koki kue pegang mixer. pelan dan melodius di awal, lalu makin cepat dan cepat dan cepat bikin saya kehilangan arah pendengaran. itu yang main satu orang apa satu ben ya? itu jarinya sepuluh apa setengah kodi ya? dia juga telaten. saban habis show selalu membereskan alatnya sendiri dengan cinta kasih, tidak pernah mau dibantu. suka sambal ABC yang tak dapat ditemukannya di Jepang -masa iya, cok? di Aachen aja ada loya- sampai harus mengimpornya saban kali dia ke sini. tidak pelit pujian, tidak menyusahkan LO. hanya sedikit pendiam dan pemalu. tapi semua hilang kalau sedang main di atas panggung. saya harus mengakui, saya jatuh cinta pada performa dan pribadinya. diam diam curi waktu menonton di klinik musik dan performancenya, meninggalkan anak buah saya. masuk ke back stage dan menonton di bibir panggung sambil sesekali melambaikan tangan saat dia melihat ke arah saya. hei hei, saya datang di sini menontonmu! dia tersenyum sedikit, lalu kembali bercinta dengan bass enam senarnya. aduh, dia membuat saya seperti gadis grupis remaja dengan pipi merah. satu satunya musisi yang saya ajak berfoto bersama, saya bahkan tak minta foto sama Eric Benet*. wahai Tetsu Saku-sama, saya jatuh cinta bukan kepalang. dan saya akan setia menunggu sampai tahun depan, kamu sudah janji akan datang dan perform 'Brainstorm' lagi. ^^;v *ini orang gantengnya masya allah. pantes Halle Berry minta dicerai, womanizer akut gitu. gue yang bau matahari aja dipeluk peluk loya. Dienstag, März 01, 2005
+ all i want is someone to love. and a child. and a good job. as simple as that.- don't we all? + but i got no one to love, let alone a child. and a crappy underpaid job that made me bust my ass everyday. - don't we all? who said there are such thing as simple happiness, eh? those who don't have money tried so hard getting it. those who have money don't have time to enjoy their money. what is happiness anyway? anyone have a formula of it? don't you even say about having a balance of everything in life because none in this world is in balance. not even in his world. aiyoh, sudahlah daripada pusing. beberapa minggu belakangan ini gue punya penghiburan baru. nongkrong di Roti Bakar Edi Al-Azhar *ingat tak kau, odol?* cuma untuk minum ice kahlua sambil denger mas Ilham ngamen. he is a late-30's man with a happy-tired face, you'll find him carrying Tens tape recorder for his karaoke-gigs starting at 8 pm. dia suka duduk bareng kita -kadang sambil minum Teh Botol- buat nyanyi 'Gadisku'nya Trio Libels yang bikin gue inget jaman2 SD. orangnya kocak, hidupnya dibawa santai. dia pernah bilang, nggak papalah ngamen sampe kemringet dan lehernya ngembun, asal anaknya bisa sekolah dan pinter. emang udah jalannya jadi penghibur dan punakawan, yang penting bisa makan sama ngidupin keluarga. orang seperti dia yang selalu ngingetin gue untuk count my blessing. i mean, if i can't really happy with what i got, at least i still have more than some people. dan sepertinya bersyukur itu memang obat di kala hati tidak bahagia atau puas. plis ya, semua orang tuh idupnya susah kok. all of us have our own difficulties. jadi kalo kesentil keseret seret bajaj dikit nggak usah cengeng cengeng komplen, det! *** buat kamu juga, anggep aja kejadian kemaren adalah suara Tuhan untuk mengingatkan kamu untuk menyelesaikain sesuatu yang tertunda. |